Bandeng Bu Agus, Bandeng Barokah!

Beberapa teman tim saya ‘membully’ saya bahwa saya ini sedang kena #promoalus bandeng mbak keren yang ada di sana, tapi sebenarnya tidak juga. Awalnya, saya mendaftarkan beberapa kawan saya untuk mengikuti acara pelatihan interpreting,  dan tak disangka, saya dapat bonus penawaran ikan bandeng gratis, ya senang juga dapat bandeng gratis.

Saya tidak bisa memberikan testimoni rasa bandengnya bagaimana, tetapi setidaknya begini percakapan saya dengan istri saya:

Saya : Piye ma, bandenge? Enak ah?
Istri : Uenak pa, rasane gak amis, malah ono sedep-sedepe jeruk
Saya : Terus opo maneh?
Istri : Daginge yo empuk, enak temenan iki.

Istri saya tidak sadar kalau percakapannya akan saya rekam dan tulis di sini. 😀

p_20170123_0003481

Bandeng Enak Bu Agus

Nah, saya lupa berapa jumlah bandeng yang ada di kresek kemarin, yang jelas bapake baik hati sekali. Bandengnya dikasih lebih, saya lupa berapa lebihnya. Menceritakan saat-saat kita memberi memang tidak diperbolehkan, karena akan menghanguskan amal ibadah kita, tapi untuk kali, tidak apa-apa, saya dapat bandengnya saja, dan tidak dapat pahalanya karena menceritakan ini semua. 😀

Pertama dan terakhir, karena saya tergesa-gesa, akhirnya saya titipkan di mbak-mbak resepsionis itu sambil mengikuti acara yang lain; makan. Lalu setelah itu saya ambil dan saya bagikan dengan mbak-mbak itu. Lalu, saya bagikan lagi dengan kawan-kawan yang lain, dan anehnya, bandeng ini masih tidak habis juga. Hanya menyisakan dua (sekarang habis). Jadi, saya lupa bandeng ini sudah dinikmati berapa orang. Apa ini ya yang dinamakan barokah. Bandengnya tampaknya banyak sekali. Semua orang kebagian. Teman-teman, tetangga, saudara, dan mertua.

Ah, sebenarnya barang barokah itu banyak faktornya. Bisa jadi ini juga faktor pemiliknya. Kalau saya lihat dari pas ketemu ini pemiliknya sepertinya orang ahli ibadah. Jadi, kalau secara matematis, ikan yang dijual pasti dari sumber yang halalan toyyiban. Apalagi ya, ya wis begitu saja. Bandengnya enak, untuk kawan-kawan di Malang dan sekitarnya, kenapa tidak mencoba bandeng Bu Agus ini? Harganya sangat terjangkau, kemasannya ayu seperti siapa ya?, dan sajiannya pun higienis. Setidaknya, saya ini #promoalus hahaha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s