Perjalanan bertemu dua guru sejati

downloadSudah lama sekali tidak menulis di blog dan sebenarnya ingin menceritakan kisah yang mungkin sebagian orang menganggapnya sebagai cerita orang ora waras, tetapi cerita ini setidaknya bisa dijadikan bahan guyonan jika mau atau lucu-lucuan, tetapi saya menganggap mimpi saya ini benar adanya dan akhirnya saya menemukan teka-teki dalam mimpi itu.

Suatu ketika, kalau tidak salah sekitar 2 tahunan yang lalu, saya mengalami kejadian yang sungguh tak seorang pun ingin mengalaminya; diancam orang, dikirimi ‘hadiah’, sampai rumah dimaling orang dan semua itu dilakukan oleh orang yang mungkin sama atau atas dasar hasud. Saat saya sedang sakit keras dan memeriksakan diri ke RS setempat, ternyata tak satu pun penyakit yang terdeteksi dan akhirnya, saya pun beralih ke jalur lain; jalur doa dan alhamdulillah penyakit saya langsung sembuh total dan konon katanya, saya sedang dikerjai oleh seseorang. Dari kejadian ini, saya pun akhirnya dianjurkan untuk berguru kepada salah satu kiai di Mojokerto.

Masalah pun tak berhenti di situ, musuh saya semakin banyak. Tiap pagi kalau mau berangkat ke kantor, selalu dihadang oleh tetangga beserta teman-temannya yang memang sengaja ingin mencari gara-gara dengan saya. Seluruh teman-teman premannya diajak ke rumahnya hampir tiap pagi. Saya pun hanya cuek, secuek-nya dan singkat cerita, akhirnya rumah saya pun berhasil dibobol maling dan seluruh uang beserta HP saya hilang. Saya pun bingung, perasaan rumah ini pagarnya sudah penuh baik secara fisik dan non-fisik.

Saya pun langsung melaporkan kejadian ini kepada guru saya dan sepertinya setiap kejadian selalu ada hikmah setelahnya. Saya selalu yakin itu. Saya pun ingin membaiatkan diri sebagai murid dan santrinya secara utuh dan guru saya pun berkata demikian, ‘Mas Alex, ikhlaskan semuanya dan carilah guru lagi sampai ketemu.’

Ah, saya bingung, ini namanya mau jadi murid tetapi malah disuruh mencari guru. Saya pun mengiyakan dan mulai mencari-cari guru berdasarkan mimpi-mimpi yang berdatangan. Pernah suatu ketika saat malam tiba, saya didatangi oleh salah satu habib yang sangat terkenal di Pasuruan dan saat pagi itu juga, saya pun langsung ke kediamannya. Saya sowan ke sana dan dengan harapan, beliau ini yang kelak akan menjadi guru saya. Ternyata, hati ini tiada kecocokan.

Hari berlalu dan saya pun mimpi lagi. Kali ini, saya bermimpi anak kecil dan anak kecil ini mencari saya dan ketemu saya, lalu dia berujar, ‘Mas, dicari Gus Idris.’ Saya pun langsung ke kediaman Gus Idris dan benar saja, saya disambut anak kecil di sekitar kediaman Gus Idris Pasuruan dan diantarkan anak itu ke kediaman Gus Idris. Kejadian yang sama persis dengan yang terjadi dalam mimpi. Saya pun akhirnya bertemu dengan beliaunya dan lagi-lagi, tiada kecocokan dalam hati ini dan itu berarti, saya harus mencari guru lagi.

Lalu beberapa malam kemudian, saya mimpi menaiki sebuah gunung menggunakan sepeda motor dan tanpa diduga, sepeda motor saya jatuh dari gunung itu dan alhamdulillah, hanya sepeda motor saya yang rusak dan musnah, saya tidak apa-apa. Lalu, saya ditolong oleh dua orang yang tidak saya kenal sama sekali dan salah satu dari mereka membentak temannya, ‘Heh, jarno ae arek iki ojo ditulungi. Ben kapok. Engko lak iso ngadek-ngadek dewe.’ Kurang lebih artinya, Hai, anak ini tidak usah diperhatikan dan tidak usah dibantu. Biar dia rasakan. Nanti dia bisa berdiri sendiri.

Saya pun bergegas naik gunung itu lagi, dan ……… (bersambung)

 

Advertisements

One response to “Perjalanan bertemu dua guru sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s