Sang ‘perawan cantik’ menebar senyum ayu!

Lelaki mana yang tak luluh jika ada seorang gadis cantik yang tak dia kenal sama sekali, lalu tiba-tiba menebar senyum ayunya kepada lelaki itu. Hati sang lelaki pasti luluh lantak, atau meleleh seperti es batu yang terkena air panas! Kalau saya, mungkin biasa saja, mungkin agak sedikit penasaran kenapa gadis itu sampai senyum-senyum sendiri ke arah saya padahal saya sendiri merasa biasa-biasa saja; wajah pas pasan, awak yo kurus kerempeng.

Semalam, sekira pukul 10 malam saat sedang menempuh perjalanan pulang dari Malang menuju Pasuruan, saya bertemu dengan dua orang perempuan yang salah satunya memandangi saya dengan tatapan yang sepertinya bagaimana begitu. Saya perhatikan sekilas, dan kembali memperhatikan arah depan lagi karena saya sedang menyetir dalam kecepatan tinggi; ya sekitar 100 KM/Jam.

Saat sedang enak-enakan menikmati lengangnya jalanan Malang ke arah Pasuruan dan sampai di jembatan layang yang berada tak jauh dari Bakpao Telo, saya tidak sengaja berpapasan dengan mobil pickup. Saya menyetir dengan kecepatan tinggi dan akhirnya berhasil mendekati mobil pick-up itu. Tetapi tunggu dulu, saat mobil saya hendak mendahului mobil itu, saya melihat dua sosok wanita yang duduk bersebelahan memojok. Yang satu usianya seperti agak tua dan pandangannya ke arah timur dan cenderung ke atas, sedangkan yang satunya ini mengarahkan pandangannya ke saya.

Wah, kebetulan yang mengarahkan pandangannya ke saya itu terlihat jelas sangat cantik dan masih muda. Saya pun membalas tatapannya sekilas. Saya kembali menatap ke depan sambil melihat kondisi jalan. Saya pun tidak jadi mendahului mobil itu dan saya berada tepat di belakangnya sambil menatap lagi perempuan itu. Lagi-lagi, tatapan saya pun dibalas dengan tatapan penuh senyum. Sungguh cantik sekali.

Saya pun makin penasaran dan saya pun bertekad untuk mendahului mobil itu karena penasaran apa iya, ada gadis secantik itu yang naik mobil pick-up malam-malam.

Waktu menunjukkan pukul 10.15, saya akhirnya berhasil mendahului mobil pick up tadi. Rasa penasaran ini masih menggelayut dan akhirnya saya pelankan mobil saya sambil menunggu mobil pick-up tadi mendahului saya. Tak selang berapa lama, mobil itu pun melewati saya dan saya pandangi lagi mobil itu, dan ternyata, mobil pickup itu sudah tidak berpenumpang di baknya. Hanya ada terpal-terpal untuk penutup barang.

Wah, saya lupa semalam seharusnya saya tanya ke dia, ‘Mbak Kunti, nomor handphone-nya berapa?’.

Bagi yang sering melakukan perjalanan malam, bertemu makhluk astral mungkin salah satu dari bumbu nikmatnya perjalanan. Tidak perlu kaget apalagi takut, anggap saja itu adalah tontonan gratis atau TV live.

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

استغفر الله العظيم لى ولها ولجميع الموءمنين والموءمنات الاءحياء منهم والاموات

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s