Saya, murid paling goblok

Di balik hingar-bingar aneka menu pendidikan untuk anak-anak TK dan SD selalu ada kisah menarik, miris, atau bahkan lucu sama sekali. Saya kurang tahu apakah cerita tentang saya dan anak saya ini tergolong menarik, miris, atau lucu. Atau jangan-jangan tergolong kategori A, B, dan C? Andalah yang bisa menilainya, saya yang bercerita lewat blog saya saja.

Kalau dulu saya sekolah di sekolah Madrasah sejak TK, beda lagi dengan anak saya. Anak saya sekolah di sekolah umum atau katakanlah sekolah negeri yang katanya para tetangga sekolah itu bagus. Kata tetangga lo ya, bukan kata Pak Presiden. Bukan itu inti dari pendidikan sebenarnya. Pendidikan harus membentuk manusia yang beriman dan bertakwa serta mandiri dan mampu menghadapi segala tantangan zaman dari waktu ke waktu.

Nah, suatu ketika saat jam menunjukkan pukul 10 pagi (saya lupa tanggalnya berapa), saya dengan tergesa-gesa ke sekolah anak saya dengan maksud untuk menjemputnya dan sontak saja saya agak terkejut atau bahkan bisa dikatakan kaget saat ada salah satu orang tua yang memberi tahu saya bahwa anak saya masih berada di ruangan kelas, sedangkan anak-anak yang lain sudah pada pulang. Saya pun penasaran dan bertanya singkat. Usut punya usut, ternyata anak saya ini diberi pelajaran membaca tambahan karena menurut pengamatan gurunya, anak saya ini termasuk anak yang terlambat baca di antara teman-teman sekelasnya. Saya pun maklum karena memang anak saya tidak terlalu saya paksa untuk membaca dengan usianya yang masih enam tahun jalan. Sebaliknya, saya memberinya porsi lebih banyak dalam bermain karena menurut saya dunia anak seusianya memang dunia bermain. Lebih aneh lagi, ia mampu memasang lego dengan tingkat kerumitan yang mungkin orang dewasa pun tidak sanggup melakukannya. Ia mampu membaca petunjuk demi petunjuk melalui angka dan gambar hingga membentuk lego dengan pola seperti yang ada dalam gambar.

Lain anak saya, lain lagi saya. Kalau saya ingat-ingat dan mungkin saya ingat betul. Saat teman-teman seusia saya dulu sudah pandai membaca, saya masih belum bisa membaca. Kalau tidak salah, saya baru bisa baca saat menginjak kelas 5 MI atau setara dengan kelas 5 SD, bahkan ngaji Alquran pun saya tidak bisa. Kalau semua anak berlomba-lomba mendapatkan ranking bagus, beda lagi dengan saya. Kalau ditanya soal ranking berapa, saya selalu mendapatkan urutan ke-1 dari belakang. Kalau dikumpulkan sampai sekarang, mungkin sudah cumlaude. Saking cerdasnya saya pada waktu itu. Sampai-sampai, saya selalu pulang di urutan terakhir kalau ada tugas dari bapak atau ibu guru. Saya tidak menganggap ini bentuk dari rasa cinta yang begitu mendalam dari bapak dan ibu guru saya pada waktu itu. Itu karena saking gobloknya saya pada waktu itu. Tugas apa pun pasti tidak beres dan lebih memilih tidak mengerjakan karena memang tidak bisa. Nah, kalau saya pikir-pikir, ternyata masih parah saya daripada anak saya. 😀

Semoga kita selalu dibukakan ilmu-ilmu dan berbagai rahasia Allah SWT dalam menyingkap tabir dunia dan kita diberi keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

Berikut ini hasil karya anak saya dalam merakit lego, tidak bermaksud pamer, tapi semoga saat ia besar kelak dan menemukan blog saya ini, ia bangga karena bapaknya pun selalu bangga memiliki anak seperti dia dengan segala daya kreativitasnya!

IMG_20150315_003745IMG_20150315_003745IMG_20150315_003817IMG_20150315_003841

Advertisements

4 responses to “Saya, murid paling goblok

  1. Mas Ahnan, sama banget anakmu dengan anakku. Dia tidak ada kesulitan membaca, tapi yang jadi masalah tulisannya yang astajim kayak cakar ayam hahahaha. Sama, dia juga pintar sekali membuat Lego, malahan sekarang udah sampai ke tingkat modifikasi.
    Dan sikap saya pun sama dengan mas: biarkan dia tumbuh sesuai usianya. Ranking kedua dari belakang pun tidak apa 🙂 – yang penting adalah pilihan-pilihan dalam hidupnya dan cara dia bertanggung jawab atas pilihan itu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s